TANJUNG REDEB – Rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pulau Maratua sepertinya bukan hanya sekadar wacana. Keberadaan sekolah khusus kejuruan ini memang diharapkan nantinya bisa mendongkrak kunjungan wisatawan.
“Saat ini di Tanjung Batu sudah ada sekolah kejuruan khusus pariwisata ya. Mungkin ada arah pengembangan ke Pulau Maratua,” ujar Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Wilayah Berau, Ahmadong ditemui beberapa waktu.
Dikatakannya, perlu ada pematangan beberapa aspek yang menjadi pendukung berdirinya sekolah kejuruan khusus pariwisata itu.
“Ada namanya studi kelayakan. Setelah melihat itu apakah memang harus dibangun atau tidak. Jadi di kelayakan itu, lihat yang pertama tentang siapa siswanya di situ. Kemudian calon gurunya, potensi alamnya. Dan termasuk dukungan dari masyarakat,” bebernya.
Selain itu, potensi geografis Maratua juga hars menjadi pertimbangan. Salah satunya yakni dari data-data yang dikumpulkan dalam studi kelayakan tersebut.
“Itulah fungsinya data-data yang tadi itu di kelayakan, kemudian dukungan masyarakat dan potensi-potensi yang ada. Semua itu yang nanti kita laporkan ke provinsi, ke bidang pembinaan SMK. Cocok atau tidak untuk pembangunan SMK Pariwisata itu?
Dengan data-data yang ada, kalau sudah oke maka dilanjutkan dengan pengurusan proses perizinan, kemudian proses operasionalnya termasuk kurikulumnya apa, gurunya siapa, kemudian jurusan dan pengembangannya apa.
“Termasuk peluang-peluang stakeholder dan kerjasama dunia usaha, dunia industri yang ada di sana. Jangan sampai asal membuka SMK saja. Apalagi itu menyangkut good service lah, pelayanan kan. Kalau sudah namanya pariwisata itu kan, pariwisata nanti,” pungkas Ahmadong. (Ard)













