Follow kami di google berita

Lansia, Remaja Hingga Anak Ditangani Oleh Rumah Singgah Dinsos

TANJUNG REDEB – Rumah Singgah yang dikelola Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Berau mencatat sebanyak 72 klien, dengan berbagai latar belakang persoalan sosial sepanjang tahun 2025. Data tersebut menunjukkan rumah singgah menjadi garda terdepan layanan sosial bagi warga yang membutuhkan penanganan darurat.

Puluhan klien yang ditangani berasal dari kelompok yang beragam, mulai dari lansia terlantar, anak dan remaja rentan, warga tanpa identitas, hingga pendatang dari luar daerah yang mengalami permasalahan sosial dan ekonomi saat berada di Berau.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Berau, Iswahyudi, mengatakan rumah singgah berperan sebagai layanan awal sebelum klien mendapatkan penanganan lanjutan sesuai kebutuhan masing-masing.

“Rumah singgah ini menjadi tempat penanganan awal. Setiap klien kita data dan asesmen dulu, kemudian kita berikan layanan sesuai kebutuhannya,” ujar Iswahyudi beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, layanan yang diberikan meliputi kebutuhan makan, sandang, pendampingan kesehatan, bantuan administrasi kependudukan, penelusuran keluarga, hingga fasilitasi pemulangan ke daerah asal melalui koordinasi lintas instansi.

“Tidak semua kasus sama. Ada yang cukup ditangani sementara, ada juga yang harus dirujuk ke rumah sakit, panti sosial, atau dipulangkan ke daerah asalnya,” katanya.

Iswahyudi menambahkan, data klien sepanjang 2025 menunjukkan persoalan sosial yang ditangani cukup beragam, baik dari sisi usia, asal daerah, maupun permasalahan yang dihadapi.

“Ini menunjukkan bahwa rumah singgah memang dibutuhkan sebagai garda terdepan pelayanan sosial di daerah,” pungkasnya. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel