Peluang Bisnis Pertashop Terbuka Lebar untuk Masyarakat dan Pihak Ketiga

TANJUNG REDEB – Penumpukan dan antrean panjang kendaraan yang sering terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Berau, terus menjadi perhatian serius Pemkab Berau dan Pertamina.
Sebagai upaya mengurai kepadatan tersebut, pemerintah dan Pertamina mengimbau sekaligus membuka kesempatan luas bagi masyarakat maupun pihak ketiga untuk membuka usaha Pertashop.
Kehadiran Pertashop di berbagai titik strategis diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk memecah konsentrasi antrean kendaraan, sekaligus memperluas jangkauan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga ke tingkat kecamatan dan kampung.
“Salah satunya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM di pesisir. Pertashop ini bisa jadi solusi yang cukup baik saat ini,” ujar Wabup Berau Gamalis, saat melakukan sidak di SPBU Sambaliung, Rabu (23/9).
Terpisah, Sales Branch Manager Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus ditemui saat sidak menyebut jika sistem Pertashop saat ini juga sudah berjalan di Kecamatan Segah.
“Sudah berjalan di sana (Segah) dengan suplai BBM 60 Kilo liter dari kita. Ini sangat membantu masyarakat karena sebelumnya hanya berharap dari Labanan, SPBU terdekat di sekitar area sana,” jelasnya.
Langkah mendorong pembukaan Pertashop oleh masyarakat atau pihak ketiga ini dinilai sebagai solusi win-win. Selain membantu pemerintah dan Pertamina dalam mengatasi antrean kendaraan di jalan raya, Pertashop juga memberikan peluang bisnis yang menjanjikan bagi pelaku usaha lokal.
Dengan dibukanya ruang partisipasi bagi pihak ketiga melalui Pertashop, masyarakat diharapkan tidak perlu lagi bergantung hanya pada SPBU besar di pusat kota. (Ard)




















