Follow kami di google berita

Pelajar Hingga IRT Pesisir Dibekali Ilmu Pengolahan Ikan Kaleng

TANJUNG REDEB – Inovasi pengolahan hasil laut yang mulai dikembangkan oleh Dinas Perikanan (Diskan) Berau yakni produk ikan kaleng, mengarah ke target yang lebih serius. Pelajar hingga Ibu Rumah Tangga (IRT) dipersiapkan sebagai SDM siap pakai.

Program yang sebelumnya hanya berorientasi pada ekonomi, kini juga melibatkan dunia pendidikan dan pemberdayaan masyarakat lokal.

“Pengembangan ikan kaleng menggandeng pelajar dari SMKN 3 Tanjung Batu sebagai mitra. Keterlibatan sekolah kejuruan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa,” ujar Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, ditemui beberapa waktu lalu.

Untuk bahan baku, ikan yang digunakan direncanakan berasal dari wilayah pesisir Berau, seperti Talisayan dan sekitarnya, yang selama ini dikenal sebagai sentra perikanan tangkap.

“Ini bukan hanya soal produksi, tapi juga pemberdayaan masyarakat termasuk kelompok ibu rumah tangga. Kita ingin masyarakat sekitar ikut merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Pada tahap awal, Dinas Perikanan menyiapkan beberapa varian produk ikan kaleng, yakni ikan tuna dan cumi, yang disesuaikan dengan ketersediaan hasil tangkapan nelayan lokal.

Program ini masih dimulai dari skala kecil. Namun jika dikelola dengan serius dan berkelanjutan, potensi bisnis perikanan di Berau dinilai sangat besar. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel