Follow kami di google berita

Limbah Amoniak Diduga Jadi Penyebab Ikan Mati di Sungai Segah

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Berau juga mengambil langkah cepat usai mendapatkan laporan adanya ikan mati mendadak di Sungai Segah. Tim juga ikut turun mengambil sample guna mengetahui dampak dari kematian ikan-ikan itu.

“Kita juga dapat laporan lebih cepat daripada DLHK. Dan tim sudah membawa alat untuk pengukuran kualitas air, tapi secara kimiawi belum ada,” tutur Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid saat dikonfirmasi Selasa (8/9).

Jenis ikan yang mati mayoritas adalah Ikan Nila. Dan untuk sample yang diambil bukan hanya di satu titik melainkan juga di sekitar usaha keramba yang ada di area Sungai Bujangga.

“Diantara kiri kanan itu kan ada pembudi daya ikan keramba, dan ada gorong-gorongnya. Otomatis kan itu kan kalau keluar masuk, entah itu limbah rumah tangga atau limbah lainnya, kita tidak tahu. Artinya asumsi saja, ya kan? Karena kita ambil sampling di kiri kanan itu tidak ada kematian, hanya di dekatnya yang pas keluar masuknya gorong-gorong itu,” bebernya.

Karena kondisi air yang kotor adanya limbah, namun salinitas masih nol karena belum masuk intrusi air laut, maka kemungkinan air sungai terkontaminasi limbah amoniak.

“Nanti kalau secara teknisnya bisa langsung ke bagian bidang budi daya. Itu berapa salinitasnya karena tim masih di lapangan,” pungkasnya. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel