Kepungan Kabut Asap Tak Redupkan Magnet Wisata Bahari

TANJUNG REDEB — Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, rupanya tak memadamkan daya tarik destinasi wisata bahari unggulannya.

Wisatawan domestik maupun mancanegara, tercatat tetap antusias memadati kawasan Kepulauan Derawan untuk menikmati pesona bawah laut yang mendunia.

“Jumlah kunjungan wisatawan sampai saat ini masih stabil,” ungkap Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika dihubungi Senin (21/9).

Meski jarak pandang di wilayah daratan dan jalur akses transportasi sempat terganggu, aktivitas pariwisata di pulau-pulau utama seperti Pulau Derawan, Maratua, Sangalaki, hingga Kakaban tetap berjalan normal.

Pantauan di lapangan menunjukkan, para wisatawan tetap memadati dermaga penyeberangan sejak pagi. Bagi sebagian besar pelancong, kabut asap yang melanda wilayah daratan tidak terlalu memengaruhi kejernihan air laut dan keindahan alam bawah laut yang menjadi daya tarik utama Kepulauan Derawan.

Selama Agustus 2026, jumlah orang yang menyeberang ke Pulau Derawan dari dermaga Sidayang Tanjung Batu sebanyak 1.963 orang.

“Mobilitas masih berjalan normal dan tidak terlalu berdampak karena jarak pandang untuk perairan masih aman,” jelas Kepala UPT Dermaga Sidayang, Suprapto.

Sementara itu, wisatawan yang hendak menyeberang mengatakan jika selama perjalanan menuju dermaga Tanjung Batu memang terhalang kabut asap.

“Memang dari perjalanan darat sampai ke pelabuhan asapnya terasa cukup tebal. Tapi begitu sampai di perairan Derawan, pemandangannya luar biasa dan terbayar tuntas,” ujar Rian, salah satu wisatawan asal Jakarta.

Aktivitas menyelam (diving), snorkeling bersama penyu hijau, hingga menjelajahi danau ubur-ubur stingless (tak menyengat) tetap menjadi agenda favorit para pengunjung. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel