SEGAH – Seorang anak di Kampung Punan Malinau dilaporkan hilang sejak Senin (27/7/2026) subuh oleh keluarganya. Diketahui, korban Marselinus Nyuk Mai (yang biasa dipanggil Nyuk) terakhir dilihat bersama teman-temannya di pinggir Sungai Segah di RT.1 sekitar jam 03.00 WITA.
“Setelah teman-temannya pulang ke rumah, Nyuk masih tertidur di pinggiran Sungai Segah. Nyuk tak mau bangun karena sudah nyenyak sehingga ditinggal temannya,” jelas Kepala BPBD Berau, Masyahadi Muhdi dalam rilisnya.
Nyuk yang merupakan anak dari Ning dan Martha Ding ini hingga Selasa (28/7/2026) pagi ternyata belum juga kembali ke rumah. Sehingga mereka bersama pergi melihat ke tempat dia tidur tadi, namun tak ditemukan dan tak diketahui pergi kemana.
“Sedangkan HP, kunci motor dan bajunya masih ada di kampung. Motornya juga masih terparkir di seberang Kampung Punan Malinau,” tambahnya.
Usai tak menemukan keberadaannya, beberapa warga sudah pergi mencari di darat dan menyisir sekitar sungai, namun belum ditemukan sampai Selasa pagi jam 06.48 WITA.
Hingga Selasa pagi, sesuai dengan hasil koordinasi dengan orang-orang tua di kampung dan keluarga korban, warga Kampung Punan Malinau, khususnya laki-laki yang sehat atau yang bisa bekerja, untuk membantu mencari korban di area darat dan Sungai Segah mulai dari Kampung Punan Malinau sampai ke Hilir Kampung.
Hasil koordinasi dengan aparat kampung, sementara masih dilakukan pencarian mandiri oleh keluarga dan kampung.
“Dan setelah berapa waktu pencarian, info dari kampung bahwa saudara Nyuk sudah ditemukan di sungai dengan kondisi sudah tidak bernyawa,” tutupnya. (Ard)













