Udara Tak Sehat, Hotspot Berau Masih Peringkat Kedua Se-Kaltim

TANJUNG REDEB – Hingga hari ini, Selasa (15/9), Kabupaten Berau masih memiliki ratusan titik panas atau hotspot yang berpotensi menyebabkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau, per tanggal 14 September 2026 Pkl 01.00 WITA s.d. 14 September 2026 Pukul 24.00 WITA, Berau tercatat masih di angka 274 titik api.

Sedangkan di posisi peringkat pertama ada Kabupaten Paser dengan jumlah 320 titik. Dan di bawah Berau ada Kutai Timur dengan jumlah 265 titik.

Total hotspot se-Kaltim adalah 1.165 titik. Dengan rincian:

° Kota Balikpapan: 1 titik
• Kota Samarinda: 7 titik
• Kota Bontang: 5 titik
• Berau: 274 titik
• Kutai Timur: 265 titik
• Kutai Kartanegara: 222 titik
• Kutai Barat: 63 titik
• Mahakam Ulu: 8 titik
• Paser: 320 titik

Dengan masih banyaknya titik hotspot itu, kualitas udara di Berau pun masih belum stabil. Hingga pukul 13.46 WITA, hasil pengukuran kualitas udara untuk PM2.5 masih di angka 91 (kategori tidak sehat), PM10 di angka 224 (kategori sangat tidak sehat).

Dari hasil pengukuran itu, kualitas udara melebihi ambang batas dengan kategori tidak sehat. Dampak untuk kesehatan juga masih berpotensi menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel