TANJUNG REDEB – Pemerintah Kampung Tabalar Muara bersama FasKam dan Korcam SIGAP berkolaborasi dengan Yayasan Sanggar Inovasi Desa menggelar pelatihan dasar bagi calon pengurus BUMK Tabalar Muara.
Pelatihan yang digelar di Kantor Kampung Tabalar Muara itu diikuti sebanyak 32 warga. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman dasar tata kelola dan pengelolaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) secara profesional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau, Tenteram Rahayu, mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kelembagaan ekonomi kampung.
“BUMK harus dikelola dengan tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel. Karena itu, calon pengurus perlu dibekali pemahaman sejak awal agar usaha kampung bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Materi pelatihan disampaikan oleh tim YSID dengan fokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, mulai dari pengelolaan kelembagaan, perencanaan usaha, hingga prinsip akuntabilitas BUMK.
Menurut Tenteram, kolaborasi lintas pihak seperti ini sangat dibutuhkan untuk mendorong kemandirian ekonomi kampung di Kabupaten Berau.
“Kalau pengurusnya siap dan memahami pengelolaan usaha, BUMK dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi penggerak ekonomi kampung,” katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan ekonomi kampung agar BUMK Tabalar Muara dapat tumbuh secara berkelanjutan dan dikelola secara profesional.













