TANJUNG REDEB -Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau melalui pendekatan pentahelix.
Pentahelix sendiri merupakan model kerja sama untuk kolaborasi strategis yang melibatkan lima unsur subjek utama yakni pemerintah, akademisi, dunia usaha , masyarakat dan komunitas serta media), guna meningkatkan kualitas SDMsekaligus memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.
“Konsep ini melibatkan berbagai unsur, yang diyakini mampu menciptakan program pelatihan yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan dunia kerja,” ungkap Kepala BPVP Samarinda, Eka Cahyana Adi, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
Dalam pelaksanaannya, BPVP Samarinda akan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Berau. Tahap awal dimulai dengan identifikasi kebutuhan peserta oleh Disnakertrans, dilanjutkan sosialisasi bersama kepada masyarakat melalui pertemuan daring.
Apabila antusiasme masyarakat di tingkat kecamatan maupun kampung cukup tinggi, proses akan dilanjutkan dengan diskusi dan pendataan calon peserta pelatihan agar program yang diberikan sesuai dengan kebutuhan daerah. (Ard)













