Hasil Pengukuran ISPU Luar Ruangan Sangat Tidak Sehat

TANJUNG REDEB – Pemasangan alat pengukur Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) luar ruangan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) pada Jumat (18/9) siang sudah diketahui hasilnya. Usai menunggu pemantauan selama 24 jam, Sabtu (19/9) sore, Pemkab Berau merilis hasilnya.

Dari pantauan alat yang memiliki akurasi mencapai 90 persen itu, diketahui ternyata kondisi udara di Kabupaten Berau khususnya untuk sekitar dalam Kota Tanjung Redeb, termasuk dalam kategori sangat tidak sehat.

Dalam hasil pantauan yang dirilis, PMI 2,5 berada di angka 215, PM 10 di angka 285 dan co di angka 4.1. Dimana dalam nilai ISPU 201-300 masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Dan meningkatkan risiko kesehatan pada mereka yang rawan terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Waktu pengukuran yang dilakukan tim adalah sejak Jumat kemarin pukul 13.50 WITA hingga 24 jam kedepan, dengan perkiraan area ukur sekitar mencapai 4 kilometer.

“Radius pengukuran sekitar 4 kilometer. Dan karena dipasang di halaman Kantor Bupati, maka area yang masuk dalam pengukuran kualitas berada di sekitar Kecamatan dalam Kota Tanjung Redeb,” ungkap pihak DLHK.

Meskipun hanya satu alat yang baru dipasang, namun tidak menutup kemungkinan akan digeser ke daerah pesisir, guna mengetahui kualitas udara yang juga ada di sana.

“Sudah ada permintaan dari kecamatan lain juga. Nanti coba kita geser kesana untuk mengetahui bagaimana kondisi udara sebenarnya di sana,” tambahnya. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel