Jalan Tembus Melalui Darat Ke Makam Keramat Datuk Sipanaik Akan Dibangun

Papan Nama Makam Datuk Sipanaik

ANews, Teluk Bayur – Memudahkan akses transportasi ke salah satu peninggalan sejarah di Kabupaten Berau, yakni makam keramat Datuk Sipanaik, tokoh masyarakat Abidinsyah berencana membangun jalan tembus ke makam tersebut.

Saat ditemui ANews, baru-baru ini, Abidinsyah yang juga pelaku usaha agrobisnis itu mengatakan, niatnya membangun jalan poros tembus ke objek wisata rohani tersebut, lantaran hingga saat ini, makam yang terletak di tepi perairan Sungai Segah Teluk Bayur itu, hanya bisa dikunjungi menggunakan perahu motor atau sering disebut ketinting oleh masyarakat Berau.

“Jadi target saya untuk membuat jalan tembus ke makam keramat itu, agar aksesnya dapat lebih mudah dilalui oleh orang yang ingin datang berkunjung, karena selama ini saya lihat orang selalu dari Teluk Bayur terus menggunakan transportasi ketinting, itu kan resikonya terlalu besar,” ujarnya.

“Makanya saya berpikir, akan saya buatkan jalan menuju ke situ (makam keramat Datuk Sipanaik-red) mungkin sekitar kurang lebih 1,5 kilometer itu jalan baru, rencananya juga dibangun jembatan kurang lebih 420 meter,” tambah sosok yang tidak asing di telinga warga Berau dengan nama “Haji Abidin” itu.

Makam Datuk Sipanaik

Bupati Berau Muharram saat dikonfirmasi terkait rencana membangun jalan tembus ke makam keramat tersebut, mengapresiasi langkah yang dilakukan seorang pengusaha lokal sukses tersbut. Dikatakan Muharram, inisiatif tersebut sangat bernilai positif dan berdampak besar kepada perkembangan objek wisata di Kabupaten Berau.

“Setiap objek wisata yang mampu menghadirkan kunjungan orang, saya kira siapapun yang berinisiatif melakukan itu harus disupport, didorong dan namanya wisata yang sifatnya sejarah itu penting sekali untuk kita kembangkan di Kabupaten Berau, agar anak cucu kita mengerti siapa sebetulnya kuburan yang dianggap keramat itu,” katanya.

Selain itu, Muharram menginginkan agar tak hanya kemudahan akses jalan darat yang diberikan, melainkan agar makam tersebut juga dapat menjadi perhatian dan binaan pemerintah kabupaten, termasuk mempunyai hak yang sah menjadi objek wisata.

“Hal itu penting dilakukan, sehingga sejarahnya dikenal dan menjadi motivasi buat generasi muda untuk meniru apa yang beliau (Datuk Sipanaik-red) lakukan. Saya kira itu penting untuk kita kembangkan, dan saya kira hari ini orang-orang modern dan anak milenial sekalipun, sebetulnya menyukai objek-objek wisata yang ada seperti itu,” ucapnya.

“Saya kira ke depan bisa kita wujudkan, sepanjang kita mau betul-betul bersatu dan berpikir bersama bagaimana memajukan objek-objek wisata di Kabupaten Berau,” tutup orang nomor satu di Bumi Batiwakkal tersebut.(*Gs/Anews)

Bagikan