Follow kami di google berita

Dalam 15 Hari, Tepian Segah dan Dermaga Rajjanta Akan Kembali “Cantik”

TANJUNG REDEB – Siring tepian Segah yang ditabrak kapal kontainer beberapa waktu lalu, akan segera diperbaiki. PT.SPILL yang bertanggungjawab untuk perbaikan ini diberi waktu selama setengah bulan atau 15 hari, hingga perbaikan tuntas.

Bupati Berau Sri Juniarsih yang meninjau lokasi perbaikan pada Sabtu (8/8) siang, meminta dengan tegas agar perusahaan bisa melakukan perbaikan dengan maksimal, karena ini sudah menjadi tanggungjawab CSR perusahaan.

“Saya menyampaikan terima kasih karena SPILL mau bertanggung jawab untuk merapikan bekas tabrakan itu. Jadi, sekaligus saya minta dari ujung ketinting yang memang tadi sudah rusak sekalian diperbaiki,” ujarnya.

Selain Siring tepian, Dermaga Rajjanta juga menjadi target perbaikan selama setengah bulan itu. Kemudian, sampah-sampah yang ada di bawah bangunan ketinting tempat orang menunggu itu juga akan ditutup dan dirapikan.

“Jadi sampahnya dikeluarkan karena kita tidak bisa pakai tenaga manual. Dan beliau bersedia sampai ke ujung semuanya akan rapi. Jadi next, jalur untuk keluar masuk sampah sudah tidak ada lagi,” tegasnya.

Ditanya mengapa perbaikan dilakukan menyeluruh? Bupati menyebut jika ini menjadi kesempatan untuk bekerja sama dan memaksimalkan CSR untuk memperbaiki tepian yang merupakan ikon wisata yang ada di Tanjung Redeb.

Terpisah, Kadishub Berau Rusnan Hefni menegaskan bahwa untuk Dermaga Rajjanta dan turap atau siring tepian menjadi fokus utama perbaikan.

“Kami sudah mengadakan rapat kemarin, di hari kedua setelah tabrakan itu, dan rencana kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu 15 hari. Nah, yang jadi masalah, material papan yang untuk meja di tepian Ahmad Yani ini masih dipesan di Surabaya. Karena di sini materialnya bermasalah. Tapi kalau untuk dermaga, insyaAllah dalam waktu dekat, mungkin 3 hari bisa selesai,” bebernya.

Untuk perbaikannya sendiri adalah dermaga apung, lantai-lantai ulin banyak yang keropos, dan rencana Bupati yakni yang di bawah dermaga itu ada banyak kayu-kayu untuk bisa dibersihkan. Kemudian diusahakan untuk ditutup supaya batang-batang pohon tidak masuk ke dalamnya. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel