Samarinda, 23 Juli 2025 – Kasus pemborgolan seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun di kawasan Bengkuring yang mencuat bertepatan dengan Hari Anak Nasional dan viral di media sosial, segera mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Samarinda. Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, turun langsung ke Polsek Sungai Pinang untuk meninjau kondisi anak dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Saefuddin menyampaikan keprihatinan mendalam atas perlakuan tidak manusiawi yang diterima anak tersebut dari ayah kandungnya sendiri. “Saya langsung menemui anak yang diborgol oleh orang tuanya. Kami sangat prihatin dengan kondisi anak ini,” ujarnya.
Tidak hanya kondisi fisik anak yang menjadi sorotan, Wakil Wali Kota juga menyinggung persoalan lain yang tidak kalah penting—yakni pendidikan. “Ternyata, anak ini sampai usia 8 tahun belum pernah mengenyam pendidikan. Ini sangat memprihatinkan,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, Saefuddin sempat berbicara dengan ayah korban yang merupakan pelaku pemborgolan. Namun, ia menilai tidak ada ekspresi penyesalan dari sang ayah. “Wajahnya seperti tidak merasa bersalah, hanya menyampaikan permintaan maaf. Dan yang lebih menyedihkan, anak itu belum pernah disekolahkan,” ungkapnya.
Melihat situasi ini, Pemerintah Kota Samarinda segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan anak tersebut. Wakil Wali Kota telah mengoordinasikan penanganan kasus ini bersama pihak kelurahan, kecamatan, kepolisian, dan Dinas Sosial.
“Fokus utama kami adalah penyelamatan anak ini. Penyelamatan dimulai dari sisi administrasi, karena dia belum memiliki identitas kependudukan. Setelah itu, tentu kami akan memastikan dia bisa masuk sekolah,” jelas Saefuddin.
Langkah awal yang direncanakan mencakup pengurusan dokumen administrasi seperti akta kelahiran dan identitas resmi lainnya, serta pemenuhan hak dasar anak, termasuk akses terhadap pendidikan. Pemerintah menyatakan bahwa kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak agar lebih peduli terhadap perlindungan dan hak anak, khususnya di wilayah Kota Samarinda.(*)













