HMI Berau Minta FAD Kaji Ulang SOP yang ada

A-News.id, Berau – Menyikapi insiden kecelakaan kerja (fatality) yang dialami seorang karyawan PT. FAD, Sabtu (2/10) lalu menuai simpati dan tanggapan dari berbagai kalangan, diantaranya HMI Cabang Berau.

Ketua Umum HMI Cabang Berau Muhammad Andi Alfian, Selasa, 12/10/2021 terkait karyawan meninggal ketika melakukan operasional kerja, meminta operasional produksi pertambangan di PT. FAD diberhentikan sementara.

Menurutnya persoalan keselamatan dan keamanan karyawan memang menjadi tanggung jawab perusahaan, karena bagaimanapun juga karyawan merupakan aset yang paling berharga yang harus betul-betul dijamin keamanan dan keselamatannya.

Melihat fenomena tersebut, Andi selaku Ketua Umum HMI Cabang Berau mengutuk keras atas kinerja PT. FAD yang telah menerapkan sistem kerja paksa tanpa mempertimbangkan nyawa karyawan, pihaknya menduga insiden tersebut disebabkan ketidakpatuhan perusahaan dalam menerapkan SOP karyawan.

“Mustahil jika kematian tersebut merupakan takdir, hal itu jelas bahwa meninggalnya salah satu karyawan dikarenakan perusahaan tidak menjalankan SOP karyawan dengan benar, oleh karena itu kita meminta perusahaan untuk mengkaji ulang SOP yang ada,” tandasnya.

Disisi lain, pihaknya menegaskan perusahaan harus diberikan sanksi seadil-adilnya berdasarkan undang-undang yang berlaku, menjatuhkan sanksi yang seberat-beratnya untuk memecat mandor, menghentikan operasional sementara sepanjang kasus tersebut belum terselesaikan dengan jelas, dan meminta PT. FAD bersama HMI Cabang Berau harus duduk bersama untuk mengkaji ulang SOP yang ada.

Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Berau berharap kepada pihak yang berwenang untuk lebih responsif dan profesional dalam mengawal kasus tersebut sampai tuntas, semoga ke depan kita tidak lagi mendengar ada korban lagi. (*red)

Bagikan