TANJUNG REDEB – Kamis (6/8) pagi saat aktivitas sedang di jam sibuk, warga di sekitar jalan Milono Kelurahan Gayam dikejutkan dengan munculnya kobaran api yang dengan cepat membesar.
10 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi usai petugas mendapatkan laporan masuk sekitar pukul 09.25 WITA.
“Ini bangunan rumah dan toko jualan Snack atau jajanan. Ada tiga rumah yang terbakar. Dan tadi kita menurunkan 10 unit pemadam, termasuk dari BPBD juga,” ujar Kadisdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan ketika ditemui di lokasi kejadian.
Api dengan cepat berhasil dipadamkan petugas yang dibantu para relawan damkar di sekitar. Selain itu, ada juga mahasiswa UMB, PMI, dan tenaga kesehatan yang berjaga di lokasi.
“Informasi sementara dari salah satu saksi mata yang sedang berjaga di toko yang juga terbakar, api terlihat di lantai dua bangunan rumah, yang diduga korsleting listrik,” ungkapnya.
Dengan total kurang lebih 30 personel di lapangan, kebakaran dengan cepat bisa dipadamkan. Dalam waktu setengah jam, petugas sudah bisa melakukan pendinginan.
“Setiap kebakaran area pemukiman seperti ini, kendala kami saat api itu mulai membesar, membuat petugas sulit masuk menjangkau, karena masih ada keterbatasan perlengkapan juga,” beber Rakhmadi.
Terpisah, Lurah Gayam Purwawijoyo yang ditemui di lokasi juga menyebut jika kebakaran ini sering terjadi sejak dirinya menjabat sebagai lurah.
“Ini yang ketujuh kalinya terjadi kebakaran selama saya jadi lurah. Sudah kami imbau juga ke masyarakat, mulai dari surat edaran, bahkan datang ke rumah untuk sosialisasi agar lebih berhati-hati,” ujarnya.
Dikatakannya, mayoritas kondisi bangunan yang terbakar rata-rata rumah yang sudah tua, maka harus sering dilakukan pengecekan instalasi listrik dan lainnya.
Dari data yang masuk ke pihak kelurahan, bangunan yang terdampak adalah rumah tinggal dan toko.
“Dua bangunan ini toko. Ada 2 KK di dalamnya dan satu KK di bangunan sebelahnya. Jadi total 3 KK dengan 8 jiwa yang terdampak,” tutupnya. (Ard)













