TANJUNG REDEB – Harga ayam potong mengalami kenaikan bertahap menjelang perayaan Tahun Baru. Dari sebelumnya Rp28 ribu per kilogram, kini mencapai Rp37 ribu per kilogram seiring meningkatnya permintaan masyarakat.
Pedagang menyebut kenaikan harga ayam potong terjadi secara berangsur dalam beberapa hari terakhir. Selain faktor permintaan yang meningkat, kebiasaan masyarakat menggelar bakar-bakaran saat malam pergantian tahun turut mempengaruhi lonjakan harga.
Salah seorang pedagang ayam, Rusdi mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak beberapa hari terakhir seiring meningkatnya permintaan pembeli.
“Meskipun harganya naik, tapi tetap dicari karena masyarakat biasanya menggelar acara bakar tahun baru dengan menu utama ayam,” ujarnya ketika ditemui Selasa (30/12).
Kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah jenis ikan, terutama ikan yang banyak digunakan untuk bakar-bakaran. Pedagang menyebut permintaan ikan meningkat menjelang akhir tahun.
Salah satu pedagang ikan, Rini juga menyampaikan, bahwa stok ikan saat ini masih tersedia meski terjadi peningkatan permintaan.
“Permintaan naik, tapi pasokan masih ada. Harga ikut menyesuaikan,” ujarnya.
Pedagang memperkirakan harga ayam dan ikan masih berpotensi bertahan hingga perayaan Tahun Baru, sebelum kembali normal setelah momen pergantian tahun berlalu.(man)













