Follow kami di google berita

Lagi, Pemancing Jadi Korban Serangan Buaya

SEGAH – Seorang pemancing bernama Musakkar (30) nyaris kehilangan nyawa, setelah diterkam seekor buaya di Sungai Sei Agung, Kampung Gunung Sari, Kecamatan Segah, Kamis (30/7) sekitar pukul 13.30 Wita. Beruntung, korban berhasil diselamatkan berkat aksi nekat dua rekannya yang menyerang buaya menggunakan parang.

Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, mengatakan saat kejadian, Musakkar tengah memancing bersama tiga rekannya di tepi Sungai Sei Agung. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban sebelum menyeretnya ke dalam sungai.

“Korban tiba-tiba diterkam seekor buaya dan ditarik ke dalam sungai,” ujar Suradi.

Dalam kondisi kritis, Musakkar berusaha melawan dengan berpegangan pada batang pohon di tepi sungai sambil berteriak meminta pertolongan.

Teriakan tersebut didengar dua rekannya yang berada tak jauh dari lokasi. Tanpa menghiraukan risiko, keduanya langsung memberikan perlawanan dengan menebaskan parang ke arah kepala buaya hingga hewan buas itu melepaskan gigitannya.

“Kedua rekannya menebas bagian kepala buaya menggunakan parang hingga gigitan buaya terlepas,” jelasnya.

Setelah berhasil melepaskan korban, kedua rekannya segera mengevakuasi Musakkar ke tempat yang lebih aman sebelum membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.

Akibat serangan itu, Musakkar mengalami luka gigitan cukup serius pada kaki hingga paha kiri, serta luka di bagian punggung.

“Korban mengalami luka gigitan di kaki hingga paha kiri dan luka di bagian punggung,” kata Suradi.

Usai mendapat penanganan medis awal, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Suradi mengungkapkan, Sungai Sei Agung memang dikenal sebagai kawasan yang rawan kemunculan buaya. Bahkan, beberapa hari sebelumnya seorang pemancing lain juga menjadi korban serangan di lokasi yang sama.

“Korban sebelumnya juga selamat, tetapi mengalami luka robek pada bagian kaki akibat gigitan buaya,” ungkapnya.

Polres Berau mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sepanjang Sungai Sei Agung maupun kawasan perairan lain yang menjadi habitat buaya.

“Sudah ada dua korban di lokasi tersebut, dan keduanya berhasil selamat,” pungkasnya. (Akm)

Bagikan

Subscribe to Our Channel