TANJUNG REDEB – Ketua Umum KONI Berau, Taupan Majid, mengingatkan seluruh cabang olahraga (cabor) agar bersiap menghadapi tantangan besar menjelang Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
Selain persoalan anggaran, muncul wacana pengurangan jumlah cabor yang dipertandingkan sehingga berpotensi memengaruhi peluang Berau meraih prestasi.
Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Berau. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun strategi menghadapi pesta olahraga terbesar di Kalimantan Timur.
”Porprov sudah di depan mata. Kita harus memastikan kepastian cabor, anggaran, dan jumlah atlet yang akan diberangkatkan,” ujar Taupan.
Ia mengungkapkan, wacana penghapusan sekitar 14 cabang olahraga menjadi tantangan serius yang harus diperjuangkan bersama agar tidak merugikan daerah yang telah melakukan pembinaan atlet.
”Cabor layar mau dihapus di porprov dan itu adalah salah satu penyumbang emas untuk berau,” tegasnya.
Taupan meminta seluruh pengurus cabor memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan seluruh persoalan yang dihadapi, mulai dari kebutuhan pemusatan latihan (TC), uji coba, transportasi hingga pembinaan atlet.
Kehadiran pengurus KONI Provinsi Kaltim diharapkan mampu memberikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi.
Menurutnya, keberhasilan Berau mempertahankan posisi papan atas tidak hanya bergantung pada kemampuan atlet, tetapi juga kesiapan organisasi dalam memastikan seluruh kebutuhan kontingen terpenuhi sejak dini.
”Silakan sampaikan semua kendala. Kita cari jalan keluarnya bersama supaya persiapan menuju Porprov benar-benar matang,” katanya.(Akm)













