Banyak Yang Beralih Ke Sawit, Sentra Jagung Di Pesisir Akan Expansi Ke Gunung Tabur dan Sambaliung

A-News.id, Tanjung Redeb — Di harga jagung yang saat ini mulai stabil, ternyata sentra jagung yang berada di pesisir Kabupaten Berau sekaligus pemasok jagung pakan terbesar di Kalimantan Timur, petaninya mulai beralih ke sektor perkebunan sawit.

Ada beberapa wilayah sentra jagung pakan di Kabupaten Berau diantaranya ialah Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Talisayan, Kecamatan Biatan dan Kecamatan Tabalar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau melalui Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Muhammad Saleh membenarkan bahwa  penanaman sawit oleh petani jagung sebelumnya sudah mulai terlihat dan tidak lagi dapat dibendung.

“Hanya segelintir orang saja yang tanahnya betul-betul ditanami tidak ada tumpang sari, maksudnya sawitnya ditanam, jagungnya juga ditanam, tapi kalau sawitnya itu sudah berumur 3-4 tahun kan tidak bisa lagi ditanami karena sudah tinggi. mangkanya pak kadis memberikan kebijakan untuk mengekspansi ke Sambaliung dan Gunung Tabur,” jelas Saleh saat diwawancarai via telepon, Rabu (6/10/2021).

Sementara itu, penebaran bibit jagung di wilayah kecamatan Sambaliung dan Gunung Tabur saat ini sudah dimulai.

“Untuk yang di Sambaliung daerah yang sudah di tanami itu di suaran sekitar 400 hektare, selain Suaran, di sukan, kelurahan Sambaliung itu ada di limunjan sekitar 200 hektare, untuk di Gunung Tabur, di Kelurahan Gunung Tabur itu ada, Maluang, Samburakat, Merancang ilir, dan Batu-batu,” jelas Saleh lagi.

Saleh juga mengatakan, untuk tahun ini target penebaran benih jagung di wilayah expansi baru seluas 15 ribu hektare yang ditotal dari setiap lahan terpisah di wilayah Gunung Tabur dan Sambaliung.

“2 tahun terakhir ini kami telah bantu kelompok-kelompok tani yang ada termasuk alat perontok jagung, dan kami akan pelan-pelan terus menambah alat agar petani yang menanam jagung tersebut ketika panen sudah ada alat,” tegas Saleh. (Redaksi A-News)

Bagikan