TANJUNG REDEB – Aktivitas pembukaan hutan yang diduga dilakukan secara ilegal kembali ditemukan di Kampung Gunung Sari Kecamatan Segah beberapa waktu lalu. Namun, aktivitas itu berhasil digagalkan pihak Polisi Kehutanan (Polhut) bersama Polres Berau.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala UPTD KPHP Berau Utara, Najib membenarkan hal tersebut. Dirinya menyebut jika pihak KPHP hanya membantu menemani kepolisian untuk menyatroni lokasi pembukaan hutan yang diduga dilakukan secara ilegal.
“Jadi sebenarnya kronologisnya, untuk lokasi itu infonya ada perusahaan pemegang izin lokasi yakni PT Saka Perkebunan, karena kan di luar kawasan hutan itu. Nah, laporannya ada pihak yang melakukan penebangan pohon di lokasi itu,” ungkap Najib ketika dihubungi Jumat (31/7) sore.
Tak hanya penebangan, aktivitas juga dilakukan dengan menggunakan alat berat. Tapi untuk detil berapa unit yang dipakai semuanya diserahkan ke pihak kepolisian.
“Kemarin itu saya perintahkan atas permintaan dari pihak perusahaan itu untuk pengecekan lokasi. Jadi kita kemarin memastikan apakah lokasi itu masuk kawasan atau tidak dan ternyata tidak masuk kawasan. Itu masuk APL dan sudah ada izin lokasinya,” bebernya.
Dengan adanya izin yang dipegang pihak perusahaan, dikatakannya, untuk segala kegiatan penebangan pohonnya dan dan land clearingnya, kalau mengacu di ketentuan kehutanan maka harus melakukan penatausahaan kayunya juga.
“Karena ada potensi penerimaan negara di situ berupa PSDH-DR. Jadi kayu yang secara alami tumbuh di kawasan itu yang sebelumnya kawasan hutan menjadi bukan kawasan hutan, itu ketentuannya tetap dikenakan pembayaran kewajiban untuk PSDH-DR,” katanya.
Dengan tidak dilakukannya penatausahaan kayu ini, otomatis tidak ada pembayaran terhadap kayu yang ditebang, sehingga potensi kerugian negara.
Ditanya oknum yang melakukan aktivitas penerbangan ilegal, Najib tak menyebutkan secara rinci karena dirinya juga belum melihat dokumen prosesnya. Dan saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian.
“Saya belum lihat dokumen prosesnya. Infonya hanya ada yang menebang, dan ada kayu yang diamankan juga sama alat beratnya. Cuma belum tahu ya siapa-siapa saja orangnya. Infonya tadi malam ada tiga orang yang dibawa untuk diamankan,” tutupnya.(ard)













