TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau kembali mengirimkan atlet mudanya untuk berlaga di Kaltara dalam ajang BMC (Bupati Malinau Cup) 2026. Tahun ini, Berau memasang target lebih dari tahun sebelumnya.
“Kontingen Berau menargetkan hasil lebih dibanding tahun sebelumnya yang sukses membawa pulang sembilan medali,” ujar Ketua Harian Perpani Kabupaten Berau, Toni Pramuji, ditemui usai pelepasan kontingen, Sabtu (1/8) pagi.
Dikatakannya, keikutsertaan tahun ini merupakan yang kedua bagi Berau di ajang tersebut. Pada edisi sebelumnya, kontingen Berau berhasil meraih tiga medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
“Tahun ini kami berangkat dengan tim yang lebih besar, sehingga mudah-mudahan hasilnya juga bisa lebih baik,” harapnya.

57 atlet ini berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Berau. Mereka merupakan hasil pembinaan dua klub panahan, yakni Archery Berau dan Penyu Hijau, yang selama ini rutin berkolaborasi dalam pembinaan maupun menghadapi kejuaraan.
Ia menjelaskan, Archery Berau berlatih di Lapangan Dispora dekat Aquatic, sedangkan Penyu Hijau berlatih di Karang Mulyo.
Selain fokus pada pembinaan atlet, Perpani Berau juga berencana kembali menggelar Banua Barintak Memanah (BBM) pada Desember 2026 mendatang. Kejuaraan terbuka itu akan mengundang peserta dari berbagai daerah, terutama Kalimantan Utara yang selama ini aktif mengikuti kompetisi di Berau.
Sementara itu, Wakil Bupati Berau Gamalis yang melepas para atlet meminta agar mereka bisa bertanding tanpa terbebani target, namun tetap membawa semangat mengharumkan nama daerah.
“Karena olahraga panahan ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga membutuhkan fokus, ketenangan, kesabaran, serta kemampuan mengendalikan diri,” tegasnya. (Ard)













