Sinergitas Wujudkan Kabupaten Aman Pangan

A-News.id, Berau – Kabupaten Berau menjadi salah satu Kabupaten/kota se Indonesia yang masuk dalam nominasi Kabupaten aman pangan. Atas prestasi itu, 4 organisasi perangkat daerah (ODP) mempersiapkan sampel yang akan diverifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kamis (15/12/2022).

Kepala Bidang Keamanan Pangan Berau, Mansur Tanca mengatakan, leading sector dalam hal adalah Dinas Kesehatan namun ada beberapa OPD yang terlibat di dalamnya guna mensupport terciptanya kabupaten aman pangan.

Seperti Dinas Pertanian dan Peternakan yang khusus menangani soal pangan segar asal hewan, kemudian ada Dinas Kelautan Perikanan yang menangani terkait pangan segar asal ikan dan Dinas Pangan sendiri yang mengatasi soal pangan segar asal tumbuhan.

“Dan yang terakhir itu ada Dinas Kesehatan yang fokus untuk memperhatikan soal pengolahan pangannya,” katanya.

Sebagaimana yang dikutip dari laman resmi BPOM syarat pangan aman sendiri yakni yang layak dikonsumsi adalah pangan yang tidak busuk, tidak menjijikkan, dan bermutu baik, serta bebas dari tiga cemaran yaitu cemaran biologi, kimia dan cemaran fisik. Sampai dengan memperhatikan pre market dan post market produk yang dipasarkan.

Pengawasan pre market adalah pengawasan penilaian keamanan, manfaat khasiat dan mutu produk sebelum beredar di pasaran, sedangkan pengawasan post market adalah pengawasan produk di peredaran yang dilakukan dengan cara pemeriksaan, inspeksi sarana produksi atau distribusi, sampling, pengujian produk, pengawasan iklan, pengawasan label dan monitoring efek samping.

“Kita tidak tahu persis apa saja penilaian oleh BPOM tapi yang pasti kita selalu diminta data dan contoh dari pelaku usaha yang akan diverifikasi,” kata Mansur.

“Selaku OPD paling tidak kita melakukan pengawasan seperti sosialisasi kepada pelaku usaha dan memperhatikan izin edarnya, baik produk dalam maupun luar negeri,” pungkasnya. (mik)

Bagikan