TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau berencana menggelar pasar murah khusus sektor perikanan pada 17 Mei mendatang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sambaliung.
Kegiatan tersebut disiapkan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan, dengan harga lebih terjangkau, sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Berau, Budiono mengatakan, pasar murah tersebut akan menghadirkan berbagai komoditas hasil perikanan, mulai dari ikan segar, ikan budidaya hingga produk olahan.
“Kalau khusus yang tanggal 17, itu pasar murah khusus sektor perikanan dari Dinas Perikanan sendiri,” ujar Budiono saat diwawancara beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Dinas Perikanan terhadap program Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Budiono menjelaskan, komoditas ikan selama ini menjadi salah satu penyumbang inflasi, terutama untuk jenis tongkol dan layang yang harganya cukup tinggi di pasaran.
Karena itu, melalui pasar murah tersebut pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan ikan dengan harga lebih rendah.
“Harapannya kegiatan ini bisa memberikan kontribusi untuk pengendalian inflasi daerah,” tambahnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah sektor perikanan nantinya akan dievaluasi untuk melihat antusiasme masyarakat dan kemungkinan pelaksanaannya akan rutin.
“Harapannya mendapatkan dukungan, sehingga nantinya bisa dilaksanakan secara berkala bersama teman-teman TPID,” ungkapnya.
Rencananya, kegiatan akan dipusatkan di TPI Sambaliung agar masyarakat lebih mudah mendapatkan akses terhadap produk perikanan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. (Ta)













