Follow kami di google berita

Diskan Tegaskan Biosolar Subsidi Khusus untuk Nelayan

‎TANJUNG REDEB – ‎Dugaan penyelewengan distribusi biosolar di Maratua menjadi sorotan. Nelayan mengeluhkan jatah BBM subsidi cepat habis, meski baru saja dilakukan pengisian oleh kapal tanker.

‎Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, menegaskan penyaluran BBM subsidi seharusnya diprioritaskan untuk nelayan sesuai rekomendasi resmi.

‎‎“Kuota nelayan itu ada dan diatur melalui rekomendasi,” tegasnya.

‎‎Ia menyebut distribusi di lapangan menjadi kewenangan pengelola SPBU, sehingga perlu pengawasan ketat agar tidak disalahgunakan.

‎‎“Penyaluran di SPBU tergantung pengelolanya, tapi tetap harus sesuai peruntukan,” ujarnya.

‎‎Dugaan adanya oknum yang menjual biosolar ke pihak lain di luar nelayan dinilai merugikan masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada BBM subsidi untuk melaut.

‎‎“Yang jelas, BBM subsidi itu untuk nelayan, bukan untuk pihak lain,” pungkasnya. (Akm)

Bagikan

Subscribe to Our Channel