Follow kami di google berita

Digitalisasi Puskesmas Kelay dan Segah Terhambat Jaringan

TANJUNG REDEB – Penerapan sistem digitalisasi di sektor kesehatan di Kabupaten Berau belum tercover sepenuhnya. Hingga kini, masih ada beberapa fasilitas kesehatan (faskes) yang belum bisa menginput dan melaporkan data secara daring, lantaran tak adanya koneksi internet.

Adalah Kelay dan Segah, dua kecamatan yang cukup jauh dari pusat Kota Tanjung Redeb ini, mengalami kendala serupa. Belum adanya jaringan internet yang masuk ke pedalaman, membuat sistem kesehatan di sana berjalan apa adanya.

“Dari hasil audit temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), memang untuk cakupan jaringan internet di Berau khususnya di faskes masih ada sisa 20 persen yang belum terkoneksi. Dan itu jadi pekerjaan rumah kita,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, ditemui beberapa waktu lalu.

Tak adanya ketersediaan jaringan, membuat pelayanan publik berbasis digital terhambat. Padahal, puskesmas kini dituntut mampu mengelola berbagai kebutuhan administrasi, dan pelayanan yang semakin bergantung pada konektivitas internet.

Kecamatan Kelay dan Segah sendiri disebut memiliki karakteristik geografis yang sama, dimana itu menjadi salah satu tantangan dalam memperluas infrastruktur telekomunikasi.

“Memang akses internet itu penting. Tapi tahun ini tidak tersedia lagi anggaran khusus untuk penambahan kuota jaringan internet. Karena itu, Diskominfo memilih membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta sebagai alternatif percepatan pemerataan konektivitas,” tambahnya. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel