Pemkab Berau Gandeng BI dan OJK Kembali Buka Keran Pembiayaan UMKM

TANJUNG REDEB – Masalah permodalan yang kerap mengganjal laju Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau kini mendapat perhatian serius.
Pemkab Berau resmi menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempermudah akses pembiayaan dan pengucuran kredit lunak bagi para pengusaha lokal.
Dengan gelaran acara Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM (BIMA ETAM), yang kembali dilaksanakan di Berau pada Jumat (2/10), diharapkan para UMKM akan bisa mendapatkan angin segar khususnya dalam hal pembiayaan modal usaha.
“Inisiatif ini selaras dengan amanat UU No. 20 Tahun 2008 tentang Pemberdayaan UMKM secara menyeluruh dan berkesinambungan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said saat membuka acara.
Pemerintah daerah meyakini, memberi akses modal yang tepat sasaran kepada UMKM akan langsung berdampak pada penurunan angka pengangguran melalui pembukaan lapangan kerja baru.
Pemkab Berau menegaskan bahwa kerja sama ini tidak berhenti pada seremoni semata. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau diinstruksikan melakukan pengawalan ketat dari hulu ke hilir.
“Diskoperindag wajib mendampingi UMKM terpilih yang siap menerima pembiayaan lembaga keuangan. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kreativitas, kemasan, dan kualitas produk berbasis kearifan lokal. Dan edukasi pengelolaan modal agar bantuan pembiayaan tepat guna dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ADV/Ard)




















