Follow kami di google berita

Pesisir Berau Juga Bisa Jadi Pusat Distribusi Komoditas

TANJUNG REDEB – Upaya memperkuat ketahanan ekonomi wilayah pesisir terus didorong DPRD Berau. Anggota Komisi II, Sutami, menilai kawasan pesisir tidak hanya membutuhkan fasilitas jual beli, tetapi juga pusat distribusi komoditas yang mampu menopang aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Menurutnya, wilayah pesisir yang mencakup lima kecamatan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai simpul pergerakan barang dan kebutuhan pokok. Dengan jumlah penduduk yang telah mencapai puluhan ribu jiwa, kebutuhan akan akses perdagangan yang lebih dekat dan efisien menjadi semakin mendesak.

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat di kawasan pesisir masih bergantung pada pasokan dari pusat kota dengan jarak tempuh yang tidak singkat. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada tingginya biaya distribusi serta keterbatasan akses terhadap kebutuhan sehari-hari.

“Kalau ada pusat distribusi di pesisir, perputaran barang bisa lebih cepat dan harga lebih stabil,” ujar Sutami beberapa waktu lalu.

Sutami memandang Talisayan sebagai lokasi strategis untuk pengembangan kawasan ekonomi baru di pesisir. Letaknya yang berada di tengah dinilai mampu menjangkau kecamatan lain seperti Biatan, Tabalar, Batu Putih, hingga Biduk-Biduk secara lebih efektif.

Ia menekankan bahwa pembangunan fasilitas perdagangan di wilayah pesisir bukan sekadar memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan bahan pokok serta menekan laju inflasi daerah.

Selain itu, keberadaan pusat aktivitas ekonomi tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal. Dengan adanya wadah yang terintegrasi, pelaku usaha kecil dapat berkembang tanpa harus terpencar di berbagai lokasi.

“Ini bukan hanya soal tempat jual beli, tapi bagaimana ekonomi pesisir bisa tumbuh dan mandiri,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan, pengembangan kawasan ekonomi di daerah terluar sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan. Dukungan anggaran dari pemerintah pusat pun dinilai dapat dimanfaatkan untuk mempercepat realisasi program tersebut.

Di sisi lain, keberadaan pusat distribusi ini juga berpotensi meningkatkan pendapatan daerah melalui optimalisasi sektor perdagangan, sekaligus memperkuat struktur ekonomi berbasis kerakyatan di Kabupaten Berau. (Ta)

Bagikan

Subscribe to Our Channel