Follow kami di google berita

Rotan Teluk Sumbang Buka Peluang Baru Ekonomi Lokal

TANJUNG REDEB – Kerajinan Rotan dari Kampung Teluk Sumbang Kecamatan Biduk-Biduk makin bersinar. Kini, kampung sekitar juga mulai diberdayakan agar bisa membuat kerajinan serupa. Salah satunya yakni masyarakat dari Kampung Long Ayap Kecamatan Segah.

Beberapa waktu lalu, Faskam Long Ayap turut mendampingi peserta dalam Pelatihan Kerajinan Menganyam Rotan, yang berlangsung selama empat hari di Kampung Teluk Sumbang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperindag, Ketua DEKRANASDA Berau dan juga Camat Biduk-Biduk. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kemampuan peserta dalam mengolah rotan, sumber daya yang masih melimpah di Kabupaten Berau.

Diharapkan keterampilan baru ini dapat membuka peluang usaha, mengembangkan kreativitas, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. Dengan belajar bersama, rotan tak hanya menjadi kerajinan, tetapi peluang masa depan.

Di Berau sendiri, pengembangan Rotan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah, untuk mendorong ekonomi berkelanjutan. Selain menambah pendapatan masyarakat, pengelolaan Rotan juga dinilai efektif menjaga kelestarian hutan, karena tanaman ini tumbuh alami di bawah tegakan pohon dan bergantung pada kondisi hutan yang terjaga.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita menyebut jika pendampingan berupa pelatihan ini akan terus dilakukan secara berkala.

Pasalnya, selama ini Rotan hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah. Dan kini saatnya para perajin bisa memproduksi barang bernilai tinggi lainnya selain tas anyaman, yakni barang furnitur seperti kursi dan meja.

“Langkah strategis ini tak hanya membuka peluang usaha baru bagi warga, tetapi juga bisa menjadikan Teluk Sumbang sebagai sentra produk unggulan Rotan khas Berau,” pungkasnya. (Adv/Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel