TANJUNG REDEB – Pemerataan promosi pariwisata melalui kegiatan hiburan mulai menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai gelaran festival musik selama ini masih terpusat di kawasan pesisir dan perlu diperluas hingga wilayah hulu.
Menjelang pelaksanaan Maratua Musik Festival, ia menyampaikan bahwa event musik terbukti mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dan memperkenalkan potensi daerah.
Keberhasilan kegiatan serupa di wilayah pesisir menurutnya menjadi dasar untuk memperluas titik penyelenggaraan ke kawasan lain.
“Selama ini event lebih banyak di pesisir, di pantai-pantai. Sudah saatnya kita geser sedikit, tampilkan juga potensi di hulu,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).
Gamalis mengatakan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, tak hanya tertarik dengan pantai dan pulau.
Kawasan pegunungan, kars, dan pedalaman Berau juga mulai banyak mendapat perhatian, sehingga diperlukan strategi berbeda untuk memperkenalkannya.
“Banyak yang ingin tahu seperti apa daerah pegunungan dan kars kita. Ini yang perlu juga kita ekspos. Jadi nanti bisa dibuat festival-festival lain di daerah hulu, entah musik, budaya, atau kegiatan lain,” tambahnya.
Pemkab Berau membuka ruang bagi berbagai pihak untuk mengajukan konsep kegiatan di wilayah hulu sebagai upaya memperluas promosi pariwisata dan pemerataan dampak ekonomi masyarakat.
“Berau ini punya banyak wajah. Ada pesisir, ada hulu, semuanya menarik. Tinggal bagaimana kita kemas dan promosikan bersama,” tutupnya. (Adv/Ky)
Event Musik Tak Harus di Pesisir, Hulu Berau Juga Perlu Diperhatikan













