Follow kami di google berita

YJI Cabang Berau Siap Bantu Rujukan Pasien Jantung

TANJUNG REDEB – Sejak dilantik pada awal Juli 2026 lalu, pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Berau langsung bergerak. Selain memberikan edukasi pencegahan penyakit jantung, YJI juga memberikan pendampingan untuk rujukan pasien ke rumah sakit lanjutan di Samarinda maupun daerah lainnya.

Ditemui beberapa waktu lalu saat mengunjungi RSUD Abdul Rivai, Ketua YJI Berau, Sri Aslinda Gamalis bersama pengurus lainnya, menyempatkan untuk mengunjungi beberapa pasien jantung, yang tengah mendapatkan perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU).

“Selama ini, YJI telah membantu proses rujukan pasien penyakit jantung ke rumah sakit di Samarinda. Bahkan, melalui kerja sama dengan YJI Provinsi, beberapa pasien juga berhasil dirujuk ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ungkap Sri Aslinda.

Menurutnya, penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi salah satu penyebab utama angka kesakitan dan kematian di Indonesia, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang berkelanjutan.

Ia menjelaskan, perhatian terhadap penyakit jantung tidak hanya ditujukan pada penyakit jantung bawaan atau Congenital Heart Disease (CHD), tetapi juga berbagai penyakit jantung yang dipengaruhi pola hidup tidak sehat, seperti kurang aktivitas fisik, konsumsi makanan tidak sehat, kebiasaan merokok, stres, hipertensi, diabetes, hingga obesitas.

“Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kabupaten Berau memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini,” ujarnya.

Sebagai pedoman gerakan, YJI mengusung Panca Usaha Jantung SEHAT, yakni Seimbangkan gizi, Enyahkan rokok, Hadapi dan atasi stres, Awasi tekanan darah, serta Teratur berolahraga. Menurut Sri Aslinda, lima langkah tersebut menjadi dasar pelaksanaan program promotif, preventif, dan rehabilitatif yang akan dijalankan kepengurusan baru.

Ia juga menegaskan komitmen pengurus untuk memperkuat edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen daerah.

Selain melihat kondisi pasien, YJI juga berharap pelayanan rumah sakit terus ditingkatkan. Menurutnya, tenaga kesehatan perlu memberikan pelayanan yang ramah, tulus, dan penuh kesabaran karena pasien yang datang tentunya membutuhkan perhatian lebih.

Ia menilai fasilitas di rumah sakit, khususnya di UGD Walet, sudah semakin baik dengan ruang pelayanan yang lebih luas serta pemisahan pasien berdasarkan tingkat kegawatannya, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Ke depan, YJI Berau juga telah menyiapkan sejumlah program dalam rangka memperingati Hari Jantung Dunia. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir September itu meliputi pelayanan kesehatan gratis, edukasi kesehatan jantung, serta Senam Jantung Sehat yang melibatkan masyarakat.

Melalui berbagai program tersebut, YJI Berau berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung semakin meningkat sehingga angka penyakit jantung dapat ditekan. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel