Terbaik Ke-2 Bidang Penyelenggaraan Air Minum

A-News.id, Berau — Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Saipul Rahman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Berau meraih enam panji Keberhasilan Pembangunan tahun 2022 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur yang diserahkan  pada peringatan HUT ke-65 Provinsi Kaltim yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Kaltim pada Senin (10/1/2022).

Salah satu diantaranya ialah terbaik ke-2 di Bidang Penyelenggaraan Air Minum. Menurutnya, bukan hanya panji Keberhasilan yang didapat, namun apresiasi masyarakat terhadap kinerja PDAM Batiwakkal.

“Survei kita yang 3000 lebih pelanggang itu. 96% merasa puas dan diantaranya 19,7% sangat puaS dengan PDAM, itukan menjadi hiburan tersendirilah saya bilang. Saya juga saat ketemu orang, ada yang bilang, sekarang air enak ya pak, tidak perlu pake pompa lagi,” jelas Saipul.

Dirinya juga mengapresiasi terhadap DPUPR yang turut bekerja keras untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penyelenggaraan air minum. Adapun juga pernanan para Ketua Rukun Tentangga (RT) yang selama ini turut membantu memberika support terhadap PDAM.

“Jadikan ketua RT ada WA Grup, jadi disanalah pernanan masyarakat dapat melaporkan apabila ada kebocoran atau sebagainya.  Jadi dalam paradigma kita, membangun perusahaan air minum tidak menjadikan perusahaan itu ekslusif melainkan perusahaan masyarakat. jadi RT dan masyarakat kita libatkan. Sehingga masyarakat itu betul-betul merasa bahwa ini adalah milik bersama  milik umum,” katanya.

Untuk kriteria apa saja dalam penilaian pada Panji Keberhasilan tersebut belum diketahui, yang jelas menurut Saipul, saat ini pihaknya tengah berusaha untuk meningkatkan peranan masyarakat untuk meningkatkan kineja.

“Peringkat 1 Kutai Timur, Peringkat 2 Berau, dan ke 3 itu Samarinda. Memang kita belum optimal tapi orang dapat menilai kita masih di atas Samarinda, di atas Balikpapan, itu penilaian se-Kaltim itu air minum secara keseluruhan oleh Pemerintah,” tutur Saipul.

Saipul berharap, agar selalu mendapat dukungan penuh kepada PDAM dari semua pihak agar dapat mewujudkan kinerja yang penuh semangat.

“Kita harapkan mendapatkan kritik yang konstruktif atau membangun. Memang PDAM juga tidak sempurna, tentu kita butuh kritikan, tapi kita butuh kritikan yang sifatnya positif dan objektif serta proporsional,” tandasnya. (Ryan)

Bagikan