Follow kami di google berita

47 BTS Diusulkan, Blank Spot Berau Belum Juga Teratasi

TANJUNG REDEB – Upaya menghapus wilayah blank spot belum sepenuhnya berada di tangan pemerintah daerah.

‎Meski Pemerintah Kabupaten Berau telah mengusulkan pembangunan 47 Base Transceiver Station (BTS), sebagian besar titik tersebut hingga kini belum terealisasi, karena masih menunggu keputusan pemerintah pusat dan operator seluler.

‎Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pemerintah daerah hanya berwenang memetakan kebutuhan jaringan berdasarkan kondisi di lapangan.

‎Adapun pembangunan BTS sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui kerja sama dengan operator telekomunikasi.

‎”Kami hanya mengusulkan lokasi yang membutuhkan BTS. Realisasinya berada di pemerintah pusat dan operator,” katanya saat wawancara di pemkab Berau, Jumat (10/7/2026).

‎Ia menyebut, dari puluhan usulan yang diajukan, baru beberapa titik yang berhasil dibangun, seperti di Kecamatan Batu Putih dan Kampung Birang.

‎Sementara itu, sejumlah wilayah lain masih menghadapi keterbatasan akses telekomunikasi.

‎Menurut Didi, pembangunan BTS tidak hanya didasarkan pada kebutuhan masyarakat. Operator seluler juga mempertimbangkan jumlah calon pelanggan dan nilai investasi, sebelum menentukan lokasi pembangunan.

‎”Operator tentu memiliki pertimbangan bisnis sehingga tidak semua usulan bisa langsung direalisasikan,” ujarnya.

‎Untuk membantu masyarakat di daerah yang belum terjangkau jaringan seluler, pemerintah pusat melalui program Bakti Kominfo telah menghadirkan layanan internet berbasis Starlink di beberapa lokasi, termasuk Pulau Maratua.

‎”Saya memastikan upaya memperluas cakupan jaringan tidak akan berhenti,” tegasnya.

‎Usulan pembangunan BTS akan terus disampaikan agar masyarakat di wilayah pedalaman, pesisir, dan kawasan yang masih blank spot dapat menikmati layanan komunikasi dan internet yang lebih merata.

‎”Kami akan terus memperjuangkan penambahan BTS agar seluruh masyarakat Berau memiliki akses komunikasi yang setara,” pungkasnya.(Akm)

Bagikan

Subscribe to Our Channel