Follow kami di google berita

Tata Kelola Pemerintah Lebih Modern dengan E-Walidata SIPD

TANJUNG REDEB – Saat ini pemerintah daerah dituntut untuk semakin akurat, cepat, terukur, dan transparan dalam mengelola data pembangunan. Era saat ini adalah dimana data bukan hanya pelengkap, tetapi fondasi utama perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan.

Pemkab Berau mulai mengimplementasikan E-Walidata SIPD sebagai langkah strategis, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern dan berbasis data.

SIPD bukan hanya sistem, tetapi ekosistem informasi daerah yang menyatukan berbagai komponen: perencanaan, keuangan, pelaporan, hingga statistik daerah. Dan E-Walidata hadir sebagai pintu utama untuk memastikan bahwa data yang masuk ke SIPD adalah data yang valid, terstandar, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita sadari bersama bahwa E-Walidata memiliki sejumlah fungsi vital,” ujar staf ahli Bupati, Warjo dalam acara sosialisasi dan Bimtek E-Walidata SIPD, di ruang rapat RPJPD Bapelitbang, Selasa (25/11).

Fungsi vital itu antara lain memastikan kualitas, konsistensi, dan integritas data dari setiap perangkat daerah, menjadi pusat verifikasi dan validasi data sebelum digunakan dalam penyusunan perencanaan pembangunan, meminimalkan duplikasi data, kesalahan input, dan ketidaksinkronan antar-OPD, mempercepat proses penyediaan data bagi penyusunan RPJPD, RPJMD, RKPD, dan dokumen turunan lainnya, serta mendukung pengukuran kinerja pembangunan baik di tingkat daerah maupun nasional.

Untuk itu, sangat penting agar seluruh perangkat daerah benar-benar memahami alur kerja, standar metadata, mekanisme unggah data, serta prosedur verifikasi Walidata. Dan harus diakui bahwa selama ini kita masih menghadapi beberapa tantangan, seperti masih terdapat perbedaan standar data antar-OPD, kurangnya sinkronisasi antara perencanaan dan pelaporan, keterbatasan sumber daya operator data, dan mash adanya data yang belum update atau belum terintegrasi.

Untuk itu, kehadiran E-Walidata SIPD menjadi momentum penting untuk membangun satu data Kabupaten Berau yang kuat, akuntabel, dan terkoordinasi. Pemerintah Kabupaten Berau juga memiliki komitmen kuat dalam mempercepat transformasi digital.

“Penguatan tata kelola Satu Data Daerah, standardisasi data dan metadata di seluruh perangkat daerah, meningkatkan kapasitas SDM, terutama admin dan operator data, integrasi data dalam seluruh siklus pembangunan, dari perencanaan hingga evaluasi, dan penyediaan akses data terbuka yang kredibel, untuk mendukung transparansi dan partisipasi publik,” tambahnya.

Dengan adanya proses kerja E-Walidata ini, maka akan tercipta keseragaman pengelolaan data di masing-masing OPD, meningkatnya ketelitian, akurasi, dan kedisiplinan dalam penyampaian data, dan yang terpenting, tercipta integrasi data yang kuat untuk mendukung pembangunan Kabupaten Berau yang maju, unggul, dan berkelanjutan.

“Perencanaan yang baik adalah yang berbasis data, sebaliknya ketika kita membangun tanpa data, berarti kita sedang merencanakan kehancuran,” tutupnya. (Adv/Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel