TANJUNG REDEB – Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menyoroti sejumlah kendala dalam penerapan sistem berbasis online untuk penginputan data kampung, terutama terkait kestabilan jaringan dan akurasi data yang dilaporkan oleh operator di lapangan.
Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa gangguan jaringan masih menjadi persoalan utama, khususnya saat operator di kampung melakukan input data secara langsung.
“Jaringan tidak selalu stabil saat input data di kampung,” ujarnya, Selasa (21/4/2026) saat sambutan di kantor bupati.
Ia menjelaskan, sistem yang digunakan saat ini menuntut kecepatan dan ketepatan penginputan data sesuai target waktu yang telah ditentukan. Namun, kondisi di lapangan kerap membuat proses tersebut tidak berjalan optimal.
“Data pasti diverifikasi, jadi harus diisi dengan benar,” tegasnya.
Muhammad Said juga menekankan bahwa seluruh data yang masuk tetap akan melalui proses verifikasi. Karena itu, ia mengingatkan agar operator tidak sembarangan dalam mengisi data.
“Silakan mengisi data, tapi perlu diingat semua akan diverifikasi kembali,” katanya.
Lebih lanjut, ia meminta para operator kampung untuk terus berkoordinasi dengan kepala kampung guna menghindari kesalahan yang dapat berdampak pada perubahan status kampung.
“Koordinasi penting agar tidak terjadi kesalahan data,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah kecamatan di Berau yang belum memiliki kampung berstatus mandiri. Meski demikian, pemerintah daerah tetap optimistis dapat mendorong peningkatan status kampung melalui berbagai intervensi.
“Kita sudah bentuk tim untuk mendorong kemajuan kampung,” tambahnya.
Sebagai upaya percepatan, pemerintah daerah juga telah mengumpulkan kepala kampung dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan program-program berjalan sesuai arah kebijakan.
Di akhir sambutannya, ia mengingatkan agar pemanfaatan anggaran, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, dapat dimaksimalkan untuk mendorong kemajuan kampung.
“Dana yang sudah dikucurkan harus benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan kampung,” pungkasnya.(Akm)













