TANJUNG REDEB – Menjelang bulan suci Ramadan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb memperketat pengamanan dengan menggelar razia kamar hunian warga binaan, Kamis malam (5/2/2026).
Hasilnya, dari sembilan kamar hunian yang diperiksa, yakni kamar A3, A4, B3, B4, B5, B6, C1, C2, dan E2, petugas menemukan sejumlah barang terlarang.
“Kami mengamankan dua kipas angin, lima senjata tajam, satu palu, dua sendok besi, dua mata gerinda, satu kabel, sembilan kaca, lima kaleng, dan tiga paku. Seluruh barang langsung didata dan dimusnahkan sesuai prosedur,” kata Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Tanjung Redeb, Danur Tri Gonggo.
Razia yang dimulai sekitar pukul 20.00 WITA itu dilakukan sebagai upaya penguatan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan rutan. Kegiatan dipimpin langsung KPR, dan melibatkan jajaran pengamanan rutan.
Sebelum razia, petugas terlebih dahulu melaksanakan apel pengamanan untuk memastikan kesiapan personel. Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Rian Permana, menegaskan razia dilakukan secara profesional, terukur, serta mengedepankan pendekatan humanis kepada warga binaan.
“Penguatan pengamanan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mencegah peredaran narkoba, penipuan dengan berbagai modus, serta potensi gangguan keamanan lainnya di dalam rutan,” ujar Rian.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan diminta keluar dari kamar hunian secara tertib untuk menjalani pemeriksaan badan. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada barang berbahaya yang dibawa saat petugas melakukan penggeledahan kamar.
Setelah kamar dikosongkan, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh pada setiap sudut kamar hunian, mulai dari tempat tidur, lemari, celah dinding, hingga area yang berpotensi dijadikan tempat penyimpanan barang terlarang.
Seluruh temuan razia tersebut telah dicatat dan diinventarisasi. Pihak rutan memastikan penguatan disiplin petugas serta langkah deteksi dini akan terus ditingkatkan guna menjaga situasi rutan tetap aman dan kondusif, terutama menjelang Ramadan.
Razia rutin ini, menurut pihak Rutan Tanjung Redeb, merupakan komitmen berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang. (Man)













