Pelajar Segera Dapatkan Vaksinasi di Bulan September

ANEWS, Berau – Dalam rangka mendukung pelaksanaan sekolah tatap muka kedepan, persiapan vaksinasi bagi pelajar, siswa didik SD sampai SMP dan SMA di Kabupaten Berau sudah direncanakan dengan bekerjasama dengan pihak BIN, dimana tahap pertama akan dipersiapakan vaksinasi bagi 1.500 anak sekolah.

“Secara nasional vaksinasi pelajar ini banyak didukung sama BIN, dan kita juga ada rencana untuk bekerjasama dengan BIN untuk vaksinasi anak sekolah, tahap pertama kurang lebih sekitar 1.500 anak sekolah, kita menyasar lebih dari itu. Ya mudah-mudahan itu bisa kita lakukan sehingga bisa mendukung untuk kepentingan pembelajaran tatap muka. Karena kalau di kota-kota besar kan vaksinnya banyak, sudah bisa dilakukan, tapi di tempat-tempat kita, bahkan hampir di seluruh Kaltim masih sulit tanpa ada alokasi khusus. Karena untuk umum saja belum selesai-selesai, itu yang harus kita capai,” ujar Iswahyudi.

Menurut Iswahyudi diperkirakan sekitar September bisa dilaksanakan di Kabupaten Berau bekerjasama dengan BIN, dengan jumlah awal 1,500 pelajar, mungkin akan lebih dari itu.

“Yang penting harus betul-betul dipertimbangkan, sebetulnya bahayanya bukan pada sekolah, tapi pada saat pulangnya itu. Sekolah itu saya yakin bisa mengkondisikan jarak aman, waktu sekolah, dan sebagainya, tapi kalau sudah pulang dari pagar sekolah siapa yang menjaga bahwa anak itu jalannya jauh-jauh, gak bisa, disitu yang rawan,” ujar Iswahyudi.

Sementara pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Berau, lanjut Iswahyudi, untuk umum hampir mencapai 20% yang sudah divaksin I dan yang sudah mendapatkan vaksin II sudah sekitar 15%. Selain itu vaksin gotong royong juga sudah semakin banyak perusahaan yang melaksanakannya.

Terkait target 30% populasi yang divaksinasi di Kabupaten Berau Iswahyudi mengatakan mulai September ini vaksin secara nasional akan terus berdatangan.

“Ini kedepan akan banyak vaksin, mulai September ini secara nasional sudah mulai banyak yang datang sehingga sangat mungkin akan dilakukan terus vaksinasi. Ini sebetulnya setiap minggu sudah datang terus, cuma porsinya masih kecil, nanti mulai September banyak, “ ujarnya.

tetapi nanti kita khawatirnya malah terbalik, pada saat vaksin banyak, anggota kita (vaksinatornya) kan terbatas, yang setengah mati kalau kita terlalu push kerja terus malah drop semua, malah kacau, kita harus buat skema mereka dimana mereka melakukannya dengan enjoy,” imbuhnya.

Bagikan