Disbun Akui Kakao Berpeluang Sumbang PAD Berau

ANews, Tanjung Redeb – Kepala Dinas Perkebunan Berau Sumaryono memastikan kalau potensi kakao di Bumi Batiwakkal menjadi salah satu sektor perkebunan yang menjanjikan untuk menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berau selain dari sektor Pariwisata dan Migas seperti Batu Bara, Selasa (15/6/2021).

Kamis, (10/6/2021) saat Sumaryono mengikuti Hari Lapang Petani Kakao di Merasa kata dia ada 25 persen luasan kebun kakao di kampung tersebut perlu ditingkatkan produksinya.

“Sekolah lapang ini sudah berjalan pertemuan 9 kali, dan rencananya sampai 16 kali pertemuan, dan itu bersinergis dengan kegiatan yang dilakukan oleh kawan-kawan (lembaga koservasi) ini, harapan kita petani kita semakin banyak keterampilannya, semakin meningkat kemampuannya, sehingga nanti petani bisa mandiri,” ujarnya.

Lanjut Sumaryono, melihat peluang itu, pihaknya akan terus mengakomodir usulan petani.

“Seperti halnya keluhan terkait tanaman sudah tua, itu nanti yang harus kita turunkan itu program peremajaan atau rehabilitasi, kemudian kalau tanaman yang masih menghasilkan tapi produksinya belum optimal kita turunkan program intensifikasi,” katanya.

“Dan itu semua dipelajari dalam saat pendampingan. Luasan kakao di Berau itu ada 1600 hektar lebih yang tersebar di 10 kecamatan, kalau untuk di Merasa ini kurang lebih ada 470 hektar saat sebelum banjir kemarin. Produksinya baru 0,6 ton dari potensinya yang mencapai 1-1,2 ton,” jelasnya.

“Kalau untuk peningkatan PAD terkait kakao saya belum menghitung secara pasti namun di Berau kita punya lima unggulan yakni sawit, kakao, karet, kelapa dan lada. Untuk saat ini sektor perkebunan menyumbang 5,3 persen untuk PAD Itu untuk umum, tapi kalau untuk sektor sendiri, namun dalam sektor pertanian yang lebih besar, sektor tersebut telah menyumbang sebesar 84,7 persen,” pungkasnya.(mik)

Bagikan