Follow kami di google berita

Bupati Ingatkan Pokdarwis Jadi Ujung Tombak Pariwisata

Bupati Ingatkan Pokdarwis Jadi Ujung Tombak Pariwisata

TANJUNG REDEB – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) terbukti menjadi salah satu ujung tombak dalam perkembangan pariwisata. Hal ini terlihat dengan banyaknya penghargaan yang diraih dimana Pokdarwis mengambil peran penting di dalamnya.

“Untuk itu saya minta Pokdarwis juga bisa semakin aktif dalam pengembangan wisata. Buatlah inovasi-inovasi yang menonjolkan nilai jual suatu objek wisata itu,” tegas Bupati Berau Sri Juniarsih.

Pokdarwis juga diharapkan paham tantangan dan peluang dalam pengembangan desa wisata, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan destinasi wisata yang berkualitas dan ramah lingkungan.
Selain Pokdarwis, seluruh OPD juga diminta agar ikut berperan dalam membangun desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan serta peningkatan pariwisata di Kabupaten Berau.

Bupati pun sangat mendukung peningkatan sumber daya alam yang menurutnya Berau merupakan daerah yang memiliki banyak destinasi wisatanya, dan Pokdarwis diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan pariwisata yang inklusif dan berbasis potensi lokal.

“Berau satu-satunya yang memiliki destinasi pariwisata yang luar biasa di Kalimantan Timur, UMKM kreatif juga harus terus ditingkatkan demi meningkatkan pariwisata,” tambahnya.

Sri juga mengharapkan, untuk terus merawat dan menjaga sumber daya alam, karena menurutnya pariwisata merupakan aset yang dapat bertahan dengan waktu yang lama, ia pun menambahkan bahwa wisata alam juga butuh pengamanan fasilitas dan pendampingan SDM agar dapat meningkatkan kunjungan pariwisatanya.

“Modal kita tidak hanya potensi aja tapi sinergitas pembiayaan, pembinaan dan pendampingan, kita harus membangun sumber daya manusianya, agar bisa berkomunikasi dengan pelaku usaha dan wisata disana,” pungkasnya.

Harapannya juga kedepan pokdarwis bisa training cara berkomunikasi yang baik kepada masyarakat, dan mengagendakan bersama kelapa kampung untuk mengatasi sampah, dan menginginkan semua pihak untuk menjaga lingkungan. (Adv/fan)

Bagikan

Subscribe to Our Channel