Speedboat ke Maratua Diusulkan Dipantau AIS, Dishub Berau Bidik Dukungan Pusat

TANJUNG REDEB – Pengawasan transportasi laut di Kabupaten Berau diusulkan diperkuat dengan teknologi pelacak kapal atau Automatic Identification System (AIS).
Sistem ini diharapkan dapat memantau pergerakan speedboat, terutama pada jalur Tanjung Redeb menuju Maratua.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Rusnan Hefni, mengatakan pemanfaatan teknologi pelacakan kapal menjadi salah satu usulan yang akan disampaikan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.
Menurutnya, pengawasan transportasi laut tidak cukup hanya mengandalkan pemantauan di dermaga. Pergerakan kapal selama perjalanan juga perlu mendapat perhatian.
“Kami dorong bagaimana pergerakan speedboat bisa terpantau, terutama untuk perjalanan dari Tanjung Redeb menuju Maratua,” jelas Rusnan.
Selain AIS, Dishub Berau mengusulkan penambahan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah dermaga. Saat ini, CCTV telah tersedia di Dermaga Sanggam, tetapi belum merata di Dermaga Tanjung Batu dan dermaga di wilayah Biduk-Biduk.
“Ketersediaan CCTV dinilai penting untuk membantu mengawasi aktivitas penumpang dan kapal di area dermaga,” jelasnya.
Dishub juga mengusulkan pembangunan dermaga di kawasan Balai Kukup, Kecamatan Biduk-Biduk. Sementara itu, fasilitas yang sudah tersedia, seperti Dermaga Sanggam dan Dermaga Maratua, perlu dioptimalkan pemanfaatannya.
Rusnan menyebut pihaknya akan melanjutkan koordinasi dengan Ditjen Perhubungan Laut untuk menyampaikan kebutuhan pengembangan transportasi perairan di Berau. Namun, jadwal pertemuan masih menunggu kepastian dari Kementerian Perhubungan.
Meski kebutuhan pengawasan dan infrastruktur mulai dipetakan, seluruh usulan tersebut belum dipastikan terealisasi. Pelaksanaannya masih bergantung pada kebijakan dan dukungan anggaran pemerintah pusat.
Di tengah efisiensi anggaran, Dishub Berau berharap usulan yang berkaitan langsung dengan keselamatan pelayaran mendapat perhatian.
“Dalam kondisi efisiensi anggaran ini, kami berharap usulan yang paling dibutuhkan bisa mendapatkan dukungan,” pungkas Rusnan.(Akm)




















