TANJUNG REDEB – Potensi wisata setiap kampung di Kabupaten Berau berbeda-beda. Ada yang dikenal dengan keanekaragaman hayati, maupun biotanya. Salah satu yang saat ini tengah digencarkan dikenalkan ke wisatawan yakni Kampung Pulau Besing.
Dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kampung Pulau Besing kini menawarkan paket wisata susur sungai yang menjanjikan pengalaman unik melihat Bekantan, primata endemik Kalimantan dan juga Kalong, sejenis kelelawar berukuran besar.
Dua skema disiapkan untuk memberikan pengalaman unik ini kepada wisatawan. Pertama, paket trip meeting point dari Pelabuhan Rajjanta Tanjung Redeb, dengan harga Rp1,5 Juta. Kedua, paket trip meeting point dari pelabuhan Kampung Pulau Besing dengan harga 600 ribu, dengan jumlah maksimal 8 orang.
“Wisatawan akan dimanjakan dengan suguhan pemandangan yang tak biasa selama setengah jam hingga satu jam melakukan perjalanan susur sungai,” ujar Ketua Pokdarwis Pulau Besing, Aprianto beberapa waktu lalu.
Dalam perjalanan susur sungai ini, daya tarik utamanya adalah melihat Bekantan secara langsung. Selain itu wisatawan juga bisa menjumpai kalong ataupun jenis satwa khas Kalimantan lainnya.
Meskipun dikelola oleh Pokdarwis yang diperkuat dengan SK Bupati, namun dalam perjalanan pengembangan wisata ini memerlukan ikut campur berbagai pihak.
“Kami melibatkan masyarakat yang mempunyai perahu untuk terlibat dalam susur sungai, dan masyarakat yang mempunyai usaha atap nipah juga tidak jarang kami libatkan sebagai salah satu atraksi wisata budaya yang ada di kampung,” tambahnya.
Dengan pengembangan wisata susur sungai itu, Kampung Pulau Besing kini juga terus memperkuat posisinya sebagai salah satu Kampung wisata di Kabupaten Berau, khususnya dalam wisata edukasi dan alam.
Meskipun kontribusi ekonomi saat ini masih tergolong kecil, Aprianto optimis terhadap perkembangan wisata Pulau Besing untuk ke depan. Terutama dengan strategi yang dijalankan mencakup penataan sarana dan prasarana yang ada serta penguatan promosi.
“Kami terus bergerak melalui promosi di media sosial dan koordinasi dengan dinas-dinas terkait. Fokus kami adalah memastikan fasilitas semakin baik sehingga kenyamanan pengunjung terjaga,” pungkasnya. (Ard)













