TANJUNG REDEB – Musim kemarau membuat pasokan stok bahan pokok juga ikut terpengaruh. Untuk itu, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau melalukan sidak bapokting pada Kamis (6/8) pagi.
Sidak dilakukan memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayah Berau. Dan setelan melakukan monitoring ke beberapa distributor hingga gudang Bulog, stok khususnya beras masih aman hingga enam bulan ke depan.
“Monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi, agar pasokan bahan pokok tetap terjaga dalam beberapa bulan ke depan. Dan pengawasan rutin menjadi penting karena Berau masih bergantung pada distribusi bahan pangan dari luar daerah,” ujar Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita.
Dari hasil pemantauan, Eva menyebut stok di sejumlah distributor masih mencukupi. Tidak hanya barang yang telah berada di gudang, pasokan yang masih dalam perjalanan menuju Berau juga dipastikan tersedia sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan kebutuhan pokok.
“Alhamdulillah aman saja. Beberapa distributor menyampaikan stok yang ada saat ini maupun yang masih dalam perjalanan ke Berau masih aman, baik beras, gula maupun bahan pokok penting lainnya,” jelasnya.
Selain memantau distributor, Diskoperindag juga melakukan pengecekan ke gudang Perum Bulog. Hasilnya, cadangan beras pemerintah dinilai masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan mendatang.
“Monitoring kali ini difokuskan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas distribusi, bukan inspeksi terhadap kualitas atau standar beras seperti yang pernah dilakukan sebelumnya. Ini d/ilakukan mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap pasokan bahan pokok dari luar daerah,” pungkasnya. (Ard)













