TANJUNG REDEB – DPRD Kabupaten Berau mulai menguji kinerja Pemerintah Kabupaten Berau melalui pembahasan awal Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025. Agenda ini dibuka lewat rapat kerja gabungan komisi, Senin (20/4/2026).
Ketua DPRD Berau, Dedi Okto, menegaskan bahwa pembahasan masih berada pada tahap awal, yakni pemaparan umum dari pemerintah daerah. Namun, DPRD segera melangkah ke tahap pendalaman dengan memanggil masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
“Ini baru tahap awal, selanjutnya akan kita dalami,” tegasnya.
Dari paparan tersebut, DPRD sudah menangkap sejumlah catatan penting, terutama terkait capaian program di berbagai sektor yang dinilai masih perlu dikaji lebih rinci.
“Ada sejumlah poin yang perlu dicermati lebih dalam,” ujarnya singkat.
Ia menjelaskan, proses evaluasi tidak berhenti di rapat awal. Setiap komisi akan melakukan pembahasan detail sebelum merumuskan rekomendasi resmi DPRD.
“Hasilnya nanti akan disampaikan secara terbuka di rapat paripurna,” katanya.
Dalam pembahasan, sejumlah sektor strategis ikut menjadi sorotan, seperti pendidikan, infrastruktur, dan pariwisata. DPRD memastikan akan menguji kesesuaian antara perencanaan, penggunaan anggaran, dan hasil yang dicapai.
“Semua akan kita hitung dan cermati,” jelasnya.
Selain itu, efektivitas program juga menjadi fokus, termasuk kemungkinan perlunya penyesuaian anggaran di sektor tertentu agar lebih optimal ke depan.
“Apakah sudah tepat atau masih perlu diperbaiki, itu yang kita lihat,” tutupnya.(Akm)













