PULAU DERAWAN – Instalasi Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Pulau Derawan, sempat mengalami kebakaran. Hal ini menyebabkan aliran listrik di Pulau Derawan terputus otomatis.
Kebakaran itu dilaporkan pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 02.20 Wita. Insiden tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat di sana lumpuh tanpa adanya listrik.
Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi di fasilitas PLN setempat.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.20 dini hari, diduga karena korsleting listrik di instalasi PLN,” ujar Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, saat dihubungi Jumat (13/3/2026).
Pasokan listrik di Pulau Derawan pun sempat mengalami gangguan. Hingga siang hari, petugas masih melakukan proses perbaikan jaringan listrik.
“Untuk sementara pasokan listrik masih dalam perbaikan,” tambahnya.
Terkait penanganan kebakaran, Indra mengungkapkan bahwa tidak ada tim pemadam kebakaran yang datang ke lokasi karena fasilitas tersebut memang tidak tersedia di sana. Namun, upaya pemadaman langsung dilakukan oleh berbagai pihak yang berada di lokasi.
“Pemadam memang tidak ada di Derawan. Tapi kebakaran langsung dibantu petugas PLN, TNI AL, polisi, dan juga masyarakat setempat,” jelasnya.
Setelah dilakukan penanganan dan perbaikan oleh petugas, aliran listrik di pulau tersebut akhirnya kembali menyala.
“Alhamdulillah sekarang lampu sudah kembali menyala,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini telah masuk satu unit mesin baru untuk mendukung operasional pembangkit listrik di Pulau Derawan.
“Ada satu unit mesin baru yang masuk,” pungkasnya. (Ta)













