Follow kami di google berita

Sarpras Kesehatan Tiga Kampung di Sambaliung Dibangun Tahun Ini

SAMBALIUNG – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sambaliung menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan prioritas, khususnya di sektor kesehatan. Dinas Kesehatan Kabupaten Berau memastikan sejumlah usulan sarana dan prasarana dari tiga kampung akan segera ditindaklanjuti dan dikawal penganggarannya.

Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara Dinkes dengan para kepala kampung dan pemerintah kecamatan. Ia menegaskan, koordinasi yang baik menjadi kunci agar pelayanan kesehatan di tingkat kampung dan puskesmas dapat terus ditingkatkan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin. Ada tiga kampung yang mengusulkan kebutuhan fokus masyarakat, dan itu sudah kami koordinasikan. Insyaallah tahun ini bisa berjalan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan, Lamlay Sarie beberapa waktu lalu, Sabtu (7/2/2026).

Dalam pemaparannya, Lamlay merinci sejumlah usulan yang menjadi perhatian Dinkes. Pertama, usulan dari Puskesmas Suaran yang diwakili Kampung Suaran terkait kebutuhan sarana tertentu yang sebenarnya telah mulai dibahas sejak tahun lalu. Ia memastikan, usulan tersebut tetap menjadi prioritas dan akan terus dikawal pada tahun ini.

“Memang sudah mulai kami bahas sejak tahun lalu, dan insyaallah tahun ini akan kami kawal agar bisa terealisasi,” tegasnya.

Kedua, usulan dari Puskesmas Tanjung Perangat yang menurut data Dinkes dibangun pada tahun 2008. Dengan usia bangunan yang sudah cukup lama, Dinkes berencana melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kondisi terkini serta kebutuhan riil di lapangan.

“Nanti kami akan turun melakukan pengecekan. Perencanaannya akan kami kawal untuk bisa masuk dalam APBD Perubahan,” pungkasnya.

Sementara itu, usulan dari Kampung Long Lanuk juga menjadi perhatian. Dinkes akan berkoordinasi lebih lanjut dengan puskesmas setempat untuk memastikan bentuk dukungan yang dibutuhkan, baik dari sisi fasilitas maupun pelayanan.

Komitmen Dinkes dalam Musrenbang ini menjadi sinyal kuat bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak hanya berhenti pada tataran usulan, tetapi ditindaklanjuti melalui perencanaan dan penganggaran yang terarah.

Melalui forum Musrenbang, aspirasi masyarakat terkait kebutuhan dasar kesehatan diharapkan dapat terakomodasi secara bertahap. Pemerintah daerah pun menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang layak dan merata tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Berau. (Ta)

Bagikan

Subscribe to Our Channel