TANJUNG REDEB – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan. Namun mekanisme penyalurannya mengalami perubahan.
Mekanisme pembagian MBG, jika pada hari biasa makanan dikonsumsi langsung di sekolah, selama bulan puasa makanan akan dibagikan untuk dibawa pulang oleh penerima manfaat.
Kepala Dinas Pangan Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan perubahan skema tersebut dilakukan agar program tetap berjalan tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.
“Kalau hari biasa kan dimakan di sekolah. Tapi kalau bulan puasa otomatis dibawa pulang,” ujarnya saat ditemui Media A-News, Selasa (20/1/2026).
Meski belum ada pernyataan resmi secara tertulis terkait pelaksanaan MBG selama Ramadhan, Rakhmadi memastikan program tersebut tetap berjalan, termasuk pada hari libur. Penyesuaian hanya dilakukan pada aspek teknis, khususnya skema distribusi dan jenis makanan.
Ia menjelaskan, menu yang dibagikan selama Ramadan juga disesuaikan dengan kondisi daerah. Di wilayah mayoritas muslim seperti Berau, makanan yang diberikan diperuntukkan untuk kebutuhan berbuka.
“Kalau di daerah kita yang mayoritas muslim, otomatis makanannya disesuaikan untuk makan saat puasa,” katanya.
Dengan perubahan skema menjadi dibawa pulang, diharapkan penerima manfaat tetap mendapatkan asupan gizi dari program MBG selama bulan Ramadan. (Man)













