Warga Mengamuk Ambil Paksa Jenazah, Tak Terima Jenazah ‘Dicovidkan’ Rumah Sakit

Foto Keluarga Pasien Sedang Mendorong Jenazah

ANews, Tanjung Redeb – Ketegangan antara warga dan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai terjadi di depan ruang Unit Gawat Darurat, Jumat (6/8/2021).

Kejadian itu dipicu lantaran warga merasa keberatan salah satu anggota keluarganya yang meninggal dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19. Warga yang emosi berulang kali mendesak pihak rumah sakit segera mengeluarkan jenazah untuk dipulangkan ke rumah duka.

Salah satu perwakilan pihak keluarga mendiang, Feri Handoko mengaku, upaya untuk meminta hasil tes covid-19 sudah dilakukan, namun tak kunjung diberi oleh rumah sakit.

“Kan kita pertama masuk rumah sakit ini kan tiga hari yang lalu minta (hasil) tes (covid-19) nya selalu tidak ada, (katanya) nanti, nanti, nanti,” ungkapnya.

“Nah pas meninggal 15 menit tiba-tiba langsung keluar hasil tes covid-19nya, dan yang memeriksa pun tidak memakai pakaian satgas, disitu saja logikanya!,” tegas Feri.

Lanjut Feri, sebelumnya korban berinisial SK (70) sempat dilakukan pengecekan kolestrol, gula darah dan tekanan dan ginjal.

“Memang penyakit tua!,” tambahnya.

Tim Surveillance RSUD Abdul Rivai Dani Apri Atmaja yang menemui langsung pihak keluarga mendiang berusaha untuk menenangkan emosi warga.

“Kami dari rumah sakit hanya menjelaskan hasilnya ini, pasiennya meninggal begini dan ini harus kita bawa ke kamar jenazah untuk dipemulasarankan supaya tidak terjadi infeksi. Tetapi begitu kita jelaskan keluarga membawa pulang (jenazah),” jelasnya.

“Nanti kejadian hari ini akan saya laporkan ke atasan (Direktur RSUD) sekaligus ini menjadi evaluasi, masukan juga buat kami agar ke depan dalam penanganan bisa lebih baik lagi,” pungkas Dani.

Akibat dari penolakan tersebut, pihak keluarga nekat membawa jenazah SK (70) dari ruang UGD ke rumah duka untuk dimakamkan yang dibawa menggunakan mobil pribadi keluarga. (mik)

Berikut Cuplikan Video nya

 

Bagikan