TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Ahmad Rifai, menegaskan pentingnya memastikan setiap usulan masyarakat tidak berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar direalisasikan.
Dalam forum Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan beberapa waktu lalu, Rifai menilai selama puluhan tahun masih menghadapi persoalan klasik, yakni lemahnya tindak lanjut dari hasil usulan yang disampaikan masyarakat.
“Musrenbang ini sudah lama kita laksanakan, tapi masalahnya masih sama, yaitu tindak lanjut. Jangan sampai hanya jadi kegiatan rutin tanpa dampak nyata,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Ahmad Rifai pada Musrenbang Kecamatan beberapa waktu lalu.
Ia menekankan bahwa masyarakat menaruh harapan besar pada forum Musrenbang Kecamatan sebagai sarana menyampaikan kebutuhan prioritas. Karena itu, pemerintah daerah diminta lebih responsif dengan segera menindaklanjuti usulan yang telah disepakati.
Menurutnya, salah satu langkah konkret yang perlu dilakukan adalah dengan menurunkan langsung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke lokasi usulan guna memastikan percepatan realisasi program.
“Harusnya setelah usulan disampaikan, tim teknis langsung turun ke lapangan. Jadi masyarakat bisa melihat bahwa apa yang mereka sampaikan benar-benar ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Rifai juga mengingatkan bahwa percepatan pembangunan sangat bergantung pada keseriusan dalam menindaklanjuti hasil perencanaan. Tanpa eksekusi yang cepat dan tepat, Musrenbang hanya akan menjadi agenda formalitas tahunan.
“Kita ingin Musrenbang ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai hanya jadi seremonial,” pungkasnya. (Ta)













