USAHA PETERNAKAN SAPI KOPERASI BERLIAN MANGURAI MANDIRI SEMAKIN MENGGELIAT DI TENGAH PANDEMI

H. Abidinsyah dan H. Rusianto sebagai owner

ANEWS, Tanjung Redeb – Pengembangan usaha peternakan, khususnya peternakan sapi dan kerbau di Kabupaten Berau tetap menggeliat di tengah Pandemi Covid-19, yang ditandai dengan semakin berkembangnya usaha Koperasi Berlian Mangurai Mandiri yang berlokasi sekitar 17 Km di titik Jalan Poros Tanjung Redeb-Labanan, tepatnya di Jl. H. Abidinsyah I.
Usaha peternakan sapi dan kerbau yang diprakarsai oleh H. Abidinsyah itu mulai dikembangkan sejak 5 tahun yang lalu (2015) yang meliputi dari pembibitan, pengembang-biakan sampai dewasa termasuk penggemukan terhampar di seputar area seluas sekitar 200 Ha. Saat ini terdapat sekitar 200 sapi dan 20 ekor kerbau yang tumbuh dan berkembang di bawah pengawasan dan perawatan teknis Drh. Purwanto yang menangani dari penempatan dan standard pengadaan kandang, pemberian pakan dan asupan obat-obatan serta vitamin untuk menjamin proses pertumbuhan bibit sapi sejak lahir tumbuh besar sampai dewasa.

Foto saat sapi sedang disuntik vitamin dan vaksin

Menurut H. Abidin, selaku owner usaha tersebut bahwa pembibitan dan peternakan sapi dan kerbau yang dikelolanya diharapkan akan terus berkembang hingga mencapai ribuan ekor yang nantinya sebagai persiapan, selain untuk memenuhi kebutuhan warga Kabupaten Berau, juga untuk menyuplai kebutuhan daging bagi ibukota baru, yang diperkirakan akan memerlukan ribuan ton daging sapi setiap bulannya. Dan kedepan selain sapi dan kerbau juga akan dikembangkan ternak domba, dimana sekitar 100 ekor akan segera tiba di kandang peternakan.
Dengan keberadaan usaha perternakan Koperasi Berlian Mangurai Mandiri ini diharapkan nantinya menjadi salah satu bidang usaha yang mampu mengangkat kegiatan ekonomi daerah, khususnya di sektor perternakan di Kabupaten Berau, dan juga merupakan lahan lapangan kerja serta yang tidak kalah penting, sebagai inspirasi bagi para kelompok petani ternak maupun masyarakat lainnya di Kabupaten Berau untuk berusaha di sektor peternakan ini, yang pada gilirananya nanti akan mampu memberikan efek multiflyer efek ekonomi di Kabupaen Berau dan Kalimantan Timur pada umumnya.(irw)

Bagikan