TANJUNG REDEB – Program pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya di Kabupaten Berau dinilai dapat meningkatkan keamanan masyarakat, khususnya pada malam hari. Keberadaan penerangan yang memadai diyakini mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus potensi tindak kriminalitas di kawasan minim pencahayaan.
Sekretaris Komisi III, Ratna Kalalembang, menyebut penerangan jalan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Tidak hanya mendukung mobilitas warga, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pengguna jalan pada malam hari.
Menurutnya, wilayah yang memiliki penerangan cukup cenderung lebih aman dan nyaman. Minimnya pencahayaan seringkali menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun tindak kejahatan.
“Ini bukan hanya soal mempercantik kota, tapi menyangkut rasa aman masyarakat. Dengan penerangan yang memadai, aktivitas malam hari bisa lebih aman,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, penggunaan PJU berbasis tenaga surya menjadi solusi tepat, terutama untuk wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik secara optimal. Dengan sistem mandiri, lampu tetap dapat beroperasi tanpa bergantung pada pasokan listrik konvensional.
Selain meningkatkan keamanan, keberadaan PJU tenaga surya juga diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat yang berlangsung pada malam hari, termasuk distribusi barang serta kegiatan sosial lainnya.
Ratna juga menekankan pentingnya pemasangan dilakukan secara terencana dengan memprioritaskan titik-titik yang dinilai rawan, seperti kawasan permukiman padat, akses menuju fasilitas umum, serta ruas jalan yang minim penerangan.
Dengan demikian, keberadaan PJU tenaga surya diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Berau. (Man)













